Selamat, Microsoft!
0 Comments Published by Deni Lukmanul Hakim on Saturday, August 12, 2006 at Saturday, August 12, 2006.
Hari ini, tanggal 12 Agustus, merupakan hari yang bersejarah bagi IBM (International Bussines Machine) dan bagi Microsoft tentunya. Dua puluh lima tahun yang lalu, IBM meluncurkan IBM-PC 5150. Produk inilah yang berkembang seterusnya sehingga menjadi PC (Personal Computer) yang kini mungkin menghiasi rumah teman-teman.
Mendengar nama IBM, banyak sekali yang terlintas dalam pikiran saya. Seorang lulusan Computer Engineering NTU yang baru lulus tahun ini bekerja disana. Namanya Prima, kebetulan ia dari Indonesia. Lulusan SMA Negeri 8 Jakarta tepatnya. Saya lupa nama panjangnya, tapi yang jelas saya mengetahuinya karena ia merupakan salah satu anggota Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) 2001.
Namun bukan itu yang ingin saya bahas disini. IBM berdiri bukan 25 tahun yang lalu. Tapi mengapa hari ini begitu ramai dibicarakan di berbagai harian ibukota dan situs internet? Ini karena tepat 25 tahun yang lalu IBM dengan resmi berpasangan dengan Microsoft untuk selanjutnya menguasai pemasaran komputer portabel di seluruh dunia. IBM-PC 5150 seolah menjadi cikal-bakal komputer yang kini menghiasi hampir setiap rumah, toko kecil, maupun perusahaan besar.
IBM sebelumnya bukan merupakan 'apa-apa' di dunia komputer portabel ini. Apple sudah lebih dahulu menjadi pemain kelas kakap. Hal ini dikarenakan biaya produksi untuk merangkai sebuah komputer sangat mahal. Nah, biaya yang mahal ini disebabkan oleh IBM yang bersikeras untuk membuat semuanya sendirian, termasuk sistem operasi.
Produk terakhir yang dikeluarkan IBM sebelum tahun 1981 adalah IBM 5100, yang dikeluarkan pada tahun 1976, dengan harga U$ 8000. Nah, setelah menyadari hal ini, IBM melakukan revolusi dengan merangkul berbagai perusahaan untuk merancang sebuah komputer portabel, bernama IBM-PC 5150.
Kejadian menarik terjadi pada saat tender untuk sistem operasi IMB-PC 5150. Ini bukan open tender seperti yang dilakukan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UI untuk memilih Project Officer Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) UI. :) Mungkin karena ini adalah proyek rahasia IBM. Setelah dinilai siapa yang paling layak, maka dipilihlah Gary Kildall, dengan sistem operasi CP/M-nya. Maka terbanglah para petinggi IBM dari markas mereka di Florida, ke Seatle, untuk mengunjungi Kildall sehubungan dengan tawaran IBM untuk sistem operasi CP/M pada IBM-PC 5150.
Entah mengapa, saat itu petinggi IBM pulang tanpa hasil. Entah Kildall menolak tawaran IBM, atau alasan apa. Akhirnya, IBM pun menjatuhkan pilihan pada Microsoft dengan DOS-nya. Dalam seperempat abad, Bill Gates, selaku pendiri Microsoft pun seperti kejatuhan durian matang. Dalam sekejap, Microsoft menjelma menjadi perusahaan yang 'sangat' besar. Kekayaan Bill Gates pun semakin bertambah.
Tetapi, mengapa Bill Gates selaku pendiri Microsoft yang menjadi orang terkaya di dunia saat ini? Padahal saat itu IBM yang menawarkan memasukkan sistem operasi DOS milik Microsoft ke dalam IBM-PC 5150 mereka. Hal ini karena keping komputer Bios IBM belakangan bisa ditiru tanpa melanggar hak cipta sehingga bukan Bradley, maupun Estridge, selaku pemimpin IBM, yang menjadi orang terkaya di dunia, melainkan Bill Gates. Apalagi Kildall, yang entah merasa menyesal atau tidak karena peluang untuk menjadi orang terkaya di dunia pindah ke dalam diri Bill Gates dala waktu 1 malam.
Mungkin itu pula yang menyebabkan gaji fresh graduate lulusan Computer Engineering NTU yang diterima di IBM jauh berbeda dengan yang diterima di Microsoft. Dengar-dengar dari seorang teman, tahun kemarin seorang lulusan Computer Engineering NTU ada yang diterima di Microsoft dan mendapat gaji hampir 70 juta rupiah sebulannya. Ada yang berminat?
Mendengar nama IBM, banyak sekali yang terlintas dalam pikiran saya. Seorang lulusan Computer Engineering NTU yang baru lulus tahun ini bekerja disana. Namanya Prima, kebetulan ia dari Indonesia. Lulusan SMA Negeri 8 Jakarta tepatnya. Saya lupa nama panjangnya, tapi yang jelas saya mengetahuinya karena ia merupakan salah satu anggota Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) 2001.
Namun bukan itu yang ingin saya bahas disini. IBM berdiri bukan 25 tahun yang lalu. Tapi mengapa hari ini begitu ramai dibicarakan di berbagai harian ibukota dan situs internet? Ini karena tepat 25 tahun yang lalu IBM dengan resmi berpasangan dengan Microsoft untuk selanjutnya menguasai pemasaran komputer portabel di seluruh dunia. IBM-PC 5150 seolah menjadi cikal-bakal komputer yang kini menghiasi hampir setiap rumah, toko kecil, maupun perusahaan besar.
IBM sebelumnya bukan merupakan 'apa-apa' di dunia komputer portabel ini. Apple sudah lebih dahulu menjadi pemain kelas kakap. Hal ini dikarenakan biaya produksi untuk merangkai sebuah komputer sangat mahal. Nah, biaya yang mahal ini disebabkan oleh IBM yang bersikeras untuk membuat semuanya sendirian, termasuk sistem operasi.
Produk terakhir yang dikeluarkan IBM sebelum tahun 1981 adalah IBM 5100, yang dikeluarkan pada tahun 1976, dengan harga U$ 8000. Nah, setelah menyadari hal ini, IBM melakukan revolusi dengan merangkul berbagai perusahaan untuk merancang sebuah komputer portabel, bernama IBM-PC 5150.
Kejadian menarik terjadi pada saat tender untuk sistem operasi IMB-PC 5150. Ini bukan open tender seperti yang dilakukan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UI untuk memilih Project Officer Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) UI. :) Mungkin karena ini adalah proyek rahasia IBM. Setelah dinilai siapa yang paling layak, maka dipilihlah Gary Kildall, dengan sistem operasi CP/M-nya. Maka terbanglah para petinggi IBM dari markas mereka di Florida, ke Seatle, untuk mengunjungi Kildall sehubungan dengan tawaran IBM untuk sistem operasi CP/M pada IBM-PC 5150.
Entah mengapa, saat itu petinggi IBM pulang tanpa hasil. Entah Kildall menolak tawaran IBM, atau alasan apa. Akhirnya, IBM pun menjatuhkan pilihan pada Microsoft dengan DOS-nya. Dalam seperempat abad, Bill Gates, selaku pendiri Microsoft pun seperti kejatuhan durian matang. Dalam sekejap, Microsoft menjelma menjadi perusahaan yang 'sangat' besar. Kekayaan Bill Gates pun semakin bertambah.
Tetapi, mengapa Bill Gates selaku pendiri Microsoft yang menjadi orang terkaya di dunia saat ini? Padahal saat itu IBM yang menawarkan memasukkan sistem operasi DOS milik Microsoft ke dalam IBM-PC 5150 mereka. Hal ini karena keping komputer Bios IBM belakangan bisa ditiru tanpa melanggar hak cipta sehingga bukan Bradley, maupun Estridge, selaku pemimpin IBM, yang menjadi orang terkaya di dunia, melainkan Bill Gates. Apalagi Kildall, yang entah merasa menyesal atau tidak karena peluang untuk menjadi orang terkaya di dunia pindah ke dalam diri Bill Gates dala waktu 1 malam.
Mungkin itu pula yang menyebabkan gaji fresh graduate lulusan Computer Engineering NTU yang diterima di IBM jauh berbeda dengan yang diterima di Microsoft. Dengar-dengar dari seorang teman, tahun kemarin seorang lulusan Computer Engineering NTU ada yang diterima di Microsoft dan mendapat gaji hampir 70 juta rupiah sebulannya. Ada yang berminat?

0 Responses to “Selamat, Microsoft!”
Post a CommentLinks to this post
Create a Link