Aku pinjamkan catatan ini

simple, but powerfull


Semangat Semuanya!

Naik naik ke puncak gunung..
Tinggi tinggi sekali..
Lihat Kiri..
Lihat Kanan..

Eit..
Harus lihat bawah juga
Biar siap kalau tiba2 harus turun..

:)

Labels: ,

20

Angka 20 adalah angka yang amat krusial bagi seorang manusia. Misalkan saja, bila dapat nilai ulangan 20, pasti panik dong. Atau ketika masih fresh graduate lalu mendapatkan gaji 20 juta per bulan, tentunya akan sumringah.

Kini 20 pun yang jadi angka yang berarti buat gw. Tepat 20 tahun yang lalu ada tangisan dari seorang bayi yang lahir dari seorang wanita yang cantik. Bayi tersebut didoakan oleh kedua orangtuanya tentunya untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Perlahan ketika sanggup membuat impian, bayi tersebut menulis impiannya satu persatu dalam diarynya. Dia ceritakan suka duka hidupnya dalam catatan tersebut.

Kini, bayi tersebut sudah berumur 20. Layaknya angka 20 yang lain, angka yang ini teramat krusial bagi dirinya. Angka yang membuatnya semakin bersyukur kepada Allah swt. Atas banyak hal..

Diberikan kesehatan fisik..
Diberikan keluarga yang indah..
Diberikan sahabat yang selalu mengerti..
Diberikan ilmu yang (semoga) bermanfaat..
Diberikan rezeki yang lebih dari cukup..
Diberikan seorang calon istri yang (insyaAllah) baik..

Dan masih banyak lagi yang lain.. Alhamdulillah.. Semoga gw akan selalu bersyukur seiring berjalannya waktu.

---------------------------------------------------------

*gak serius mode = on

teman-teman, gw cuma mau bilang makasih buat semua ucapannya :) gw punya 4 nomer sampai detik ini yang masih aktif. Ada simpati, esia, kartu as, sama three. Kok yang ngirim ke simpati lebih banyak ya. Secara gitu ya gw nulis di buku mabim nomer gw yang simpati. Seperti biasa, yang 3 besar dapat appreciate lebih, yaitu gw sebutkan disini, hehe :p Yang 3 pertama itu adalah Irvan, Rahma, sama Sonya. Yang ngirim jam 12.20 udah dapet urutan nomer 4 tuh :p Si Irvan sampe bela-belain nunggu jam 12 buat offline :D Anyway, thanx buat semuanya. Maaf tidak bisa menyebutkan satu persatu. Oh iya, ucapannya juga bagus-bagus. Serasa diingatkan lagi akan beberapa hal yang mungkin selama ini terlupakan oleh gw. Makasih banyak yaaa sekali lagi. *menunggu ucapan dari seseorang :)*

Labels:

PKM-ku oh PKM..

Tahun lalu ketika pergi ke PIMNAS XX di Lampung, saya berangkat bersama yang ikut lomba Debat Bahasa Inggris, Debat Bahasa Mandarin, PKM, dan LKTM. Waktu itu saya sama sekali nggak tau ngapain aja sih keempat lomba itu. Fokus hanya pada programming, jalan-jalan, programming, jalan-jalan :p

Di awal semester kemarin saya daftar EDS. Disitulah saya baru tahu ”oh ternyata kalau debat bahasa inggris tuh begini ya..”

Lalu saya karena keseringan ngobrol sama Atmel, yang ikut lomba debat mandarin, akhirnya perlahan juga tau, ”oh ternyata debat bahasa mandarin tuh begini ya..gak jauh sama yang bahasa inggris, cuman beda bahasa..”

Trus waktu itu ketemu kakak kelas saya yang ikut LKTM, dia cerita kalau LKTM itu kebanyakan adalah tulisan mengenai kasus di dunia kedokteran. Jadi kayak terapan mata kuliah Riset yang dapet di semester 1. Sempet inget juga waktu itu saya nanya: ”berarti tugas akhir aku yang tentang Vitamin C buat prevalensi Demam Berdarah Dengue waktu riset itu bisa dimasukin dong?” Begitu dijawab bisa, langsung deh ngerti LKTM itu ngapain aja.

Yang benar-benar buta yaitu saat bertemu dengan yang ikutan PKM. Dan semua itu terjawab 1 bulan belakangan ini.

Awal cerita saya punya ide yang sangat brilian (seenggaknya menurut saya sendiri). Saya nggak tau harus ngapain dengan ide saya itu, akhirnya saya buatlah sebuah karangan bebas. Setelah karangan bebas pertama itu selesai, saya iseng-iseng baca jurnal dari IEEE. Saya rangkumlah jurnal itu menjadi karangan bebas edisi kedua.

Tiba-tiba ada pengumuman PKM dari Ibu Kasiyah. Setelah saya baca, trus saya cocokkan kerangkanya dengan karangan bebas yang telah dibuat, ternyata karangan bebas pertama saya bisa buat pendahuluan, tujuan, dan tulisan lain yang saya akui banyak sekali ngemengnya itu.

Karangan bebas kedua saya ternyata juga cocok jadi tinjauan pustaka. Selesailah satu proposal itu dalam waktu kurang dari 1 jam.

Pikir saya waktu itu tinggal mencari orang untuk sekedar memenuhi syarat minimal 3 orang per team. Eh taunya bertemulah saya dengan Reza Lesmana. Setelah kita ngobrol-ngobrol, kebetulan ada orang PPSI juga. Ternyata kita berdua berhasil dihasut untuk membuat sebuah proposal lain.

Gagal lah usaha saya mencari orang untuk mendukung ide saya yang brilian tersebut (lagi-lagi setidaknya menurut saya). Yang terjadi malah saya terlibat dalam satu proposal yang berbeda.

Saya melupakan ide brilian saya selama beberapa hari untuk konsen di proposal yang baru itu. Akhirnya setelah beberapa hari, team kita pun telah selesai merampungkan tugas yang saya kira sangat mulia tersebut.

Namun, beberapa hari terakhir saya kembali tergugah dengan ide saya itu. Tidak mau mengulangi kejadian pertama, akhirnya saya langsung to the point di awal. Akhirnya bertemulah dengan 2 orang. Hehe.

Di hari terakhir pengumpulan PKM, alias kemarin, Alhamdulillah saya sudah menyelesaikan semua proposal, sudah jadi, dan dikumpulkan ke Bu Kasiyah. Eh taunya ya saudara-saudara ada sebuah kejadian menarik :) Singkat kata, proposalnya jadi pada siang hari.

Dan hari ini saya baru mengerti tujuan PKM. Tentang kemuliaan yang tersimpan didalamnya, tentang gengsi universitas, tentang belajar percaya terhadap teman akan ide yang kita hasilkan, dan tentang perjuangan yang pastinya masih panjang..

Bukan sekedar 2 hari duduk mengerjakan soal programming..

Bukan sekedar 1 hari yang sumringah ketika tahu menjadi seorang juara..

Dan bukan juga kerja kelompok yang kemudian menjadi permainan individual..

Walaupun kenyataannya hadiah dari lomba programming masih 3 kali lipat lebih besar dari PKM, tapi gw percaya, apa yang akan didapatkan nanti akan jauh lebih banyak.

Oh iya, buat lidi, ayo berjuang!

Labels: , ,

uy uy Fisika!

Hmm..masa ya sekarang gw lagi pelajaran Fisika. Itu tuh duduknya kayak shaf mau solat, tapi yang bagiannya cewe. Yang diisi yang paling belakang dulu, trus ke yang paling depan. Mana banyak yang pada buka laptop lagi (termasuk gw ^_^). Huhuhuhu, kasian jadi bapaknya. Lagi ngomongin induksi elektromagnet gitu padahal.

Yah yaudah deh jadinya jadi deh gw posting-posting di blog. Hehe. Ya, selamat baca-baca ya. :)

Labels:

Sekarang bisa ambil duit dari PayPal langsung?

Menurut gosip yang beredar di pasaran (halah, pasar lagi becek juga gitu :P), sekarang bisa lho kalau mau withdrawn duit yang udah kita kumpulkan dari berbagai sumber (kayak nyolong :D).
*loh bukannya dari dulu udah bisa??*

Iya, kalau dulu biasanya withdrawnnya nitip sama temen yang ada diluar negri, sekarang bisa langsung lewat Bank di Indonesia. Tapi kayaknya sih pake kartu debit Mandiri atau BNI (gw punyanya BCA -_-").

~yaudah nitip sama orang luar aja lagi :)

Labels:




© 2006 Aku pinjamkan catatan ini | Blogger Templates by GeckoandFly.
No part of the content or the blog may be reproduced without prior written permission.
Learn how to make money online | First Aid and Health Information at Medical Health