...
0 Comments Published by Deni Lukmanul Hakim on Wednesday, October 29, 2008 at Wednesday, October 29, 2008.
...
wanita cantik melukis kekuatan lewat masalahnya.. tersenyum saat tertekan, tertawa saat hati sedang menangis.. tawakal disaat terhina, mempesona karena mengampuni.. wanita cantik mengasihi tanpa pamrih, bertambah kuat dalam doa & pengharapan..
...
wanita cantik melukis kekuatan lewat masalahnya.. tersenyum saat tertekan, tertawa saat hati sedang menangis.. tawakal disaat terhina, mempesona karena mengampuni.. wanita cantik mengasihi tanpa pamrih, bertambah kuat dalam doa & pengharapan..
...
Akhirnya..Huu Bang pun bisa ketawa..
0 Comments Published by Deni Lukmanul Hakim on Thursday, October 23, 2008 at Thursday, October 23, 2008.
Huu Bang itu atasan gw langsung di Sun Microsystems. Jadi kalau Sun Campus Ambassador (SCA) itu tanggung jawabnya bukan sama orang-orang di Sun Microsystems negara masing-masing, tapi langsung ke global.
Huu Bang ini membawahi SCA di beberapa negara (gw lupa), dan dikenal sangat strict. Pernah ada yang SCA yang dimarahin gara2 gak bikin OSUM di kampusnya. Dimarahin di milis pula, ckckck. Jadi semua SCA bisa ngeliat :D
Nah..malam ini gw iseng-iseng ngeadd msn-nya dia..eh ternyata bisa ketawa juga :D
-- Deni Lukman, says: anyway
-- Deni Lukman, says: have you read about my little introduction in ambassador.com?
Huu Bang says: yes
Huu Bang says: impressive
Huu Bang says: but what you do shld be more impressive
-- Deni Lukman, says: oh thanks..
-- Deni Lukman, says: I'm afraid I have written a wrong email
Huu Bang says: it's alright
-- Deni Lukman, says: because there is no reply until now, hehe
Huu Bang says: haha
Huu Bang says: you need to visit sunambassadors.com often too
Huu Bang says: and your osum club page
-- Deni Lukman, says: sure..
Huu Bang says: go back and read the notes in the website
Huu Bang says: you shld be clear what to do as a CA
Huu Bang says: if not, get back to me
-- Deni Lukman says: I will do it this night..
Huu Bang says: great
Huu Bang says: i love efficiency
-- Deni Lukman, says: thank you Huu Bang
Huu Bang ini membawahi SCA di beberapa negara (gw lupa), dan dikenal sangat strict. Pernah ada yang SCA yang dimarahin gara2 gak bikin OSUM di kampusnya. Dimarahin di milis pula, ckckck. Jadi semua SCA bisa ngeliat :D
Nah..malam ini gw iseng-iseng ngeadd msn-nya dia..eh ternyata bisa ketawa juga :D
-- Deni Lukman, says: anyway
-- Deni Lukman, says: have you read about my little introduction in ambassador.com?
Huu Bang says: yes
Huu Bang says: impressive
Huu Bang says: but what you do shld be more impressive
-- Deni Lukman, says: oh thanks..
-- Deni Lukman, says: I'm afraid I have written a wrong email
Huu Bang says: it's alright
-- Deni Lukman, says: because there is no reply until now, hehe
Huu Bang says: haha
Huu Bang says: you need to visit sunambassadors.com often too
Huu Bang says: and your osum club page
-- Deni Lukman, says: sure..
Huu Bang says: go back and read the notes in the website
Huu Bang says: you shld be clear what to do as a CA
Huu Bang says: if not, get back to me
-- Deni Lukman says: I will do it this night..
Huu Bang says: great
Huu Bang says: i love efficiency
-- Deni Lukman, says: thank you Huu Bang
TA
4 Comments Published by Deni Lukmanul Hakim on Wednesday, October 22, 2008 at Wednesday, October 22, 2008.
Pesan seorang dosen yang begitu mengena sekali kemarin:
"Langkah pertama sudah bagus dengan memilih Tugas Akhir daripada Student Project. Lebih mudah dapat beasiswa S2/S3. Lebih bergengsi lulusnya. Lebih punya nilai plus di mata perusahaan. Lebih jantan deh pokoknya."
tapi ada tambahan..
"Tugas Akhir itu tidak bisa dianggap enteng, lho. Manfaatkanlah sebaik-baiknya. Karena hanya sekali seumur hidup, Ini satu-satunya kesempatan terakhir untuk belajar, maka sayang kalau tidak dimanfaatkan..."
Now I'm trying to search how to search.
Search, search, search. Ya, itulah kegiatan yang akan saya lakukan sampai kira-kira bulan Juni mendatang.
Semangat!
"Langkah pertama sudah bagus dengan memilih Tugas Akhir daripada Student Project. Lebih mudah dapat beasiswa S2/S3. Lebih bergengsi lulusnya. Lebih punya nilai plus di mata perusahaan. Lebih jantan deh pokoknya."
tapi ada tambahan..
"Tugas Akhir itu tidak bisa dianggap enteng, lho. Manfaatkanlah sebaik-baiknya. Karena hanya sekali seumur hidup, Ini satu-satunya kesempatan terakhir untuk belajar, maka sayang kalau tidak dimanfaatkan..."
Now I'm trying to search how to search.
Search, search, search. Ya, itulah kegiatan yang akan saya lakukan sampai kira-kira bulan Juni mendatang.
Semangat!
Reset HP 7610
0 Comments Published by Deni Lukmanul Hakim on Thursday, October 16, 2008 at Thursday, October 16, 2008.
Haaa..
Ini hari ketiga hape gw gak bisa terima SMS dan kirim SMS!
Akhirnya tadi gw mereset hape dengan melakukan langkah berikut:
1. Lepas MMC
2. Ketik *#3230#
3. Pencet yes
Maka hape anda akan ter-reset persis seperti waktu beli.
Tidak ada contact, tidak ada message. Semua hilang.
Ini hari ketiga hape gw gak bisa terima SMS dan kirim SMS!
Akhirnya tadi gw mereset hape dengan melakukan langkah berikut:
1. Lepas MMC
2. Ketik *#3230#
3. Pencet yes
Maka hape anda akan ter-reset persis seperti waktu beli.
Tidak ada contact, tidak ada message. Semua hilang.
24 Months
0 Comments Published by Deni Lukmanul Hakim on Thursday, October 09, 2008 at Thursday, October 09, 2008.
Kekurangan adalah bagian dari setiap manusia yang sudah seharusnya kita syukuri. Dan kadang kekurangan juga yang membuat hidup manusia akan jauh lebih bermakna. Karena ada kekurangan itu, maka disetiap saat sudah seharusnya kita memikirkan bagaimana agar hari esok bisa jauh lebih baik.
Namun kita tidak pernah tahu kekurangan itu, kecuali ada trigger yang menyebabkannya keluar dari tubuh kita. Misal, kita tidak akan pernah tahu kalau kita itu pemarah kalau tidak ada orang-orang yang menyebabkan kita marah.
Trigger itu penting, sepenting cara untuk menanggulangi kekurangan yang ada. Dan kadang trigger itu harus kita cari sendiri, karena ia tidak bisa menghampiri kita.
Saya pernah mencari trigger untuk mengetahui bahwa ternyata saya memang tidak bisa di pelajaran Biologi dengan mengambil training untuk Olimpiade Sains Biologi. Hasilnya, baru 1 bulan latihan berlangsung, saya sudah tertatih-tatih.
Kini saya mencari trigger untuk mengetahui sisi-sisi terlemah dalam hidup saya. Dari kecil, saya hanya punya 1 sahabat perempuan yang benar-benar dekat. Sisanya, hanya sahabat biasa yang kemudian bisa menghilang, datang, dan pergi lagi. Saya pikir waktu itu adalah waktu terbaik dimana saya bisa mengekspresikan semua tabiat saya sebebas-bebasnya.
Namun ternyata waktu pun perlahan menjawab. Kali ini saya punya seseorang yang mampu membuat saya mengetahui titik-titik terlemah dari diri saya.
Seumur-umur, baru kali ini saya merasakan bahwa saya harus berbohong walaupun itu hanya untuk menjaga supaya tidak terjadi pertengkaran yang lebih hebat.
Seumur-umur, baru kali ini saya merasakan diri saya begitu egois dengan banyak sekali keinginan yang begitu saya paksakan. Saya kira saya sudah begitu egois dengan adik saya ketika kita berebut hal-hal kecil seperti makanan. Namun bersama orang ini, saya sadar kalau sifat egois saya ternyata akan cukup berdampak buruk jika saya pelihara terus.
Banyak sekaliā¦
Saya berusaha menulisnya dalam buku harian saya setiap kali diingatkan. Karena saya tahu akan sangat sulit sekali mencari orang sepertinya.
Kalau setiap manusia punya seorang Qorin yang konon merupakan kembarannya, dimana dia tidak akan merasa malu atau canggung berbuat apa saja di depan Qorinnya tersebut, bahkan saya bisa menganggap seseorang ini menjadi salah satu duplikat dari Qorin saya, yang terus bersama saya, dan tidak akan pernah canggung atau malu ketika berbuat apapun.
Saya sayang sekali terhadapnya. Namun Allah pastinya lebih menyayanginya. Allah juga menyayangi saya. Banyaknya halang rintang yang telah kami lalui seringkali menyadarkan kami kalau ternyata kami pun belum pasti bisa bersama selalu.
Tulisan ini khusus diperuntukkan untuknya, yang sudah 24 bulan menemaniku, menjadi refleksi dalam hidupku, menemani disaat senang, dan tak meninggalkanku disaat muram.
9 Oktober 2008,
*maaf baru dipost sekarang :(
Namun kita tidak pernah tahu kekurangan itu, kecuali ada trigger yang menyebabkannya keluar dari tubuh kita. Misal, kita tidak akan pernah tahu kalau kita itu pemarah kalau tidak ada orang-orang yang menyebabkan kita marah.
Trigger itu penting, sepenting cara untuk menanggulangi kekurangan yang ada. Dan kadang trigger itu harus kita cari sendiri, karena ia tidak bisa menghampiri kita.
Saya pernah mencari trigger untuk mengetahui bahwa ternyata saya memang tidak bisa di pelajaran Biologi dengan mengambil training untuk Olimpiade Sains Biologi. Hasilnya, baru 1 bulan latihan berlangsung, saya sudah tertatih-tatih.
Kini saya mencari trigger untuk mengetahui sisi-sisi terlemah dalam hidup saya. Dari kecil, saya hanya punya 1 sahabat perempuan yang benar-benar dekat. Sisanya, hanya sahabat biasa yang kemudian bisa menghilang, datang, dan pergi lagi. Saya pikir waktu itu adalah waktu terbaik dimana saya bisa mengekspresikan semua tabiat saya sebebas-bebasnya.
Namun ternyata waktu pun perlahan menjawab. Kali ini saya punya seseorang yang mampu membuat saya mengetahui titik-titik terlemah dari diri saya.
Seumur-umur, baru kali ini saya merasakan bahwa saya harus berbohong walaupun itu hanya untuk menjaga supaya tidak terjadi pertengkaran yang lebih hebat.
Seumur-umur, baru kali ini saya merasakan diri saya begitu egois dengan banyak sekali keinginan yang begitu saya paksakan. Saya kira saya sudah begitu egois dengan adik saya ketika kita berebut hal-hal kecil seperti makanan. Namun bersama orang ini, saya sadar kalau sifat egois saya ternyata akan cukup berdampak buruk jika saya pelihara terus.
Banyak sekaliā¦
Saya berusaha menulisnya dalam buku harian saya setiap kali diingatkan. Karena saya tahu akan sangat sulit sekali mencari orang sepertinya.
Kalau setiap manusia punya seorang Qorin yang konon merupakan kembarannya, dimana dia tidak akan merasa malu atau canggung berbuat apa saja di depan Qorinnya tersebut, bahkan saya bisa menganggap seseorang ini menjadi salah satu duplikat dari Qorin saya, yang terus bersama saya, dan tidak akan pernah canggung atau malu ketika berbuat apapun.
Saya sayang sekali terhadapnya. Namun Allah pastinya lebih menyayanginya. Allah juga menyayangi saya. Banyaknya halang rintang yang telah kami lalui seringkali menyadarkan kami kalau ternyata kami pun belum pasti bisa bersama selalu.
Tulisan ini khusus diperuntukkan untuknya, yang sudah 24 bulan menemaniku, menjadi refleksi dalam hidupku, menemani disaat senang, dan tak meninggalkanku disaat muram.
9 Oktober 2008,
*maaf baru dipost sekarang :(
..
gaji naik :D
*aduh gak nasionalis banget sih
gaji naik :D
*aduh gak nasionalis banget sih
habis gelap
0 Comments Published by Deni Lukmanul Hakim on Sunday, October 05, 2008 at Sunday, October 05, 2008.
diantara beribu lainnya
kau tetap benderang..
kau tetap benderang..
I wish I knew how it feels..
1 Comments Published by Deni Lukmanul Hakim on Saturday, October 04, 2008 at Saturday, October 04, 2008.I wish I could share all the love that's in my heart
remove all the bars that keep us apart..
~pake wish?
~tanya kenapa..
Terpaksa
0 Comments Published by Deni Lukmanul Hakim on Thursday, October 02, 2008 at Thursday, October 02, 2008.
Ceritanya saya disuruh memperkenalkan diri sama seorang atasan di Sun Microsystems Indonesia.
"Please introduce yourself, dalam bahasa Indonesia saja ya, biar anak saya yang kecil bisa baca"
Jadi deh ini:
http://denilukman.wordpress.com/tentang-penulis/
~Malu ah kalo introduce blog yang ini :P
"Please introduce yourself, dalam bahasa Indonesia saja ya, biar anak saya yang kecil bisa baca"
Jadi deh ini:
http://denilukman.wordpress.com/tentang-penulis/
~Malu ah kalo introduce blog yang ini :P
